Surabaya, mediarakyatdemokrasi.com- Fenomena tak biasa terjadi pada sore ini di sepanjang aliran Kali Surabaya, dari kawasan Gunungsari hingga Pintu Air Jagir, Wonokromo.
Ribuan ikan ditemukan mengambang di permukaan air dalam kondisi lemas, diduga kuat akibat pencemaran limbah yang mencemari aliran sungai.
Warga sekitar langsung berbondong-bondong turun ke pinggir sungai untuk menjaring ikan tersebut. Terlihat berbagai jenis ikan seperti patin, nila, mujair dan bader mengambang di sepanjang aliran sungai.
Keramaian warga yang memadati tepian sungai bahkan sempat memicu kemacetan arus lalu lintas di Jalan Gunungsari hingga kawasan Pintu Air Jagir.
"Ikan-ikan itu tiba-tiba naik ke permukaan, megap-megap, lalu mengambang. Rasanya banyak sekali, berjejer di pinggir kali. Warga langsung ramai turun membawa jala, ember, apa saja," tutur salah satu warga yang berada di lokasi. Minggu (6/9/2026).
Dugaan sementara menurut warga sekitar, ikan ini naik ke permukaan disebabkan oleh penurunan kadar oksigen terlarut akibat masuknya limbah, baik dari industri maupun rumah tangga, ke dalam aliran sungai.
Fenomena serupa sebelumnya juga pernah terjadi di kawasan Kali Jagir dan Kali Surabaya, yang dikenal kerap mengalami pencemaran limbah.
Meski warga ramai mengambil ikan tersebut, ada pengingat agar berhati-hati mengonsumsi ikan yang diduga tercemar limbah. Kandungan zat beracun yang masuk ke dalam tubuh ikan dapat membahayakan kesehatan manusia yang mengonsumsinya.
Masyarakat berharap Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya segera mengambil sampel air sungai untuk diperiksa guna mengetahui penyebab pasti pencemaran, serta menindak tegas pihak yang bertanggung jawab membuang limbah ke sungai.
"Kalau memang limbah industri, harus ditutup atau diperbaiki IPAL-nya. Jangan sampai setiap bulan ikan mati massal begini," harap warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, ikan-ikan masih terus mengambang dan warga masih ramai menjaring. Belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait. (Yy)
Editor : Redaksi